Saturday, 20 February 2021

Review Buku Pengantar Statistik

February 20, 2021 0 Comments
Judul buku : Pengantar Statistika Edisi ke-3
Pengarang buku : Ronald E. Walpole
Alih bahasa : Ir. Bambang Sumantri
Penerbit buku : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 1992
Jumlah halaman : 513 halaman

Hai-hai kali ini aku bakalan ngereview satu bukuditulis oleh Ronald E. Walpole ini dimaksudkan untuk dijadikan buku pegangan awal oleh mahasiswa dengan jurusan matematika,statistika,ekonomi,sosiologi,bisnis, akutansi bahkan ilmu pengetahuan alam. 
Materi materi yang disajikan telah diurutkan sesuai tingkat kerumitannya sehingga mempermudah pembaca dalam memahami isi buku. 
Selain itu, terdapat tambahan pada bagian akhir buku, seperti daftar acuan, daftar tabel statistika, jawaban latihan terpilih, daftar istilah statistika dalam dua bahasa, dan indeks. Pada bagian belakang sampul depan dan pada bagian depan sampul belakang juga terdapat kumpulan rumus yang sering digunakan dalam memecahkan masalah masalah yang berkaitan dengan materi statistika
Buku yang di tulis oleh walpole ini memiliki kelebihan salah satunya penulis menyajikan berbagai macam contoh soal sesuai dengan materi yang bersangkutan sehingga mempermudah mahasiswa dalam memahami materi materi yang dibutuhkan.
Sejauh ini saya belum menemukan kekurangan yang ada di dalam buku karangan walpole ini.
Sekian dulu review buku kali ini, sampai ketemu di review buku fiksi dan non-fiksi berikutnya.

Saturday, 13 February 2021

review novel gelombang lautan jiwa

February 13, 2021 0 Comments
Judul novel      : Gelombang Lautan Jiwa
Penulis             : Anta Samsara
Penerbit           : PT Exel Media Komputindo
Tahun terbit     : 2012
Halaman          : 209 Halaman
Sinopsis
“Aku terus kehilangan hal yang bermakna: hidupku, jiwaku, harapanku. Aku tak sanggup lagi menahan derita. Hidup ini terlampau berat untuk dilanjutkan. Dunia dan aku adalah dua kenyataan yang tak pernah saling memahami. Maka akupun memutuskan untuk bunuh diri: aku menelan 27 butir Clozapine 25 miligram; dan juga semua diazepam 2 miligram yang aku punya, mungkin 60 butir, termasuk beberapa butir Risperidone yang masih tersisa. Namun aku sungguh kecewa, karena aku tak mati.”
Anta Samsara mengawali memoarnya dengan sepotong kisah tentang keputusasaan dan kehilangan makna hidup. Selanjutnya sedikit demi sedikit kita diajak olehnya untuk memasuki perjalanan hidupnya. Mulai dari dunia masa kanak-kanak dan remaja yang berkembang seperti anak lain seusianya dengan sedikit catatan tentang kesukaanya terhadap teman imajinasi. Memasuki akhir masa remaja dunia kehidupan Anta Samsara mulai berubah, dunia yang disebut olehnya sebagai kenyataan yang sulit dipahami. Kehidupan yang dikenalnya pelan-pelan mulai berubah menjadi dunia yang asing. Orang-orang yang dikenalnya secara dekat mulai bersikap ganjil, menghina dan memusuhinya. Anta hidup dalam ketakutan, menghindari situasi sosial, bersembunyi di dangau, berkelana mencari hunian yang aman, berpindah dari satu masjid ke lain masjid. Dalam ketakutan Anta merasa sendirian karena kenyataan yang dialaminya tidak dimengerti oleh orang lain, ibunya yang paling dekat dengannya pun tak mampu memahami penderitaannya. Sampai suatu waktu Anta dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa, dan mendapat “label” sebagai pasien gangguan jiwa, berpindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya, berkenalan dengan banyak dokter jiwa, mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang berbeda-beda. Berkenalan dengan banyak pasien gangguan jiwa lain, mengamati dan mempelajari pengalaman hidup mereka, membandingkan dengan pengalaman hidupnya. Anta mencoba mencerna penjelasan dokter tentang berbagai fenomena hidup yang dialaminya.
“Beberapa dokter berbicara mengenai halusinasi. Apakah semua kejadian yang kualami adalah halusinasi? Aku berkata dalam diriku: Tidak! Semuanya tampak begitu nyata! Tak mungkin itu semua hanya halusinasi! Aku menampik segalanya. Akan tetapi aku kembali ke rumah dengan keragu-raguan. Mana yang benar, pendapatku atau pendapat dokter? Apakah pengalaman hidup seseorang dapat dinilai secara ilmiah?”
Label gangguan jiwa juga membuat Anta kehilangan sebagian hak untuk memutuskan dan memilih cara hidup yang ia inginkan. Atas kehendak orangtua dan saudara saudaranya Anta terpaksa menjalani berbagai upaya penyembuhan mistik, dukun, kyai, dan menjalani perawatan di pondok-pondok petirahan.
“...saya memberinya selimut dan bantal agar ia bisa tidur lebih nyaman. Saya memberinya losion antinyamuk ... Saya juga memberinya roti berisi meises dan kue rasa strawberry. Namun apa mau dikata, saat saya tidur, Pak J mengambil paksa selimut dan bantalnya. Esok harinya Pak J menanyakan apakah saya memberikan selimut dan bantal kepadanya. Saya mengiyakan. Ia mengatakan agar jangan memberikan selimut dan bantal lagi. Ia juga berujar, “Semalam juga saya siram, biar basah” ...”.
Anta tidak mampu memahami sikap dan perilaku mereka yang mengaku para penyembuh gangguan jiwa. Tidak bisa mengerti mengapa orang yang sudah menderita masih perlu mendapat siksaan, dan mengapa dia dilarang memberikan bantuan.
Anta juga tidak paham ketika dipetirahan Pak Kyai tidak memberikan penjelasan apa pun tentang kondisi sakitnya dan berapa lama dia harus menjalani pengobatan. Dia tidak boleh meminum obat dari psikiater, yang selama ini membantunya mengatasi halusinasi dan gangguan tidurnya. Setiap hari disuruhnya meminun air kelapa. Tidak ada pengobatan lain selain minum air kelapa dan ia harus mengikuti.
Banyak yang ia tidak pahami tentang tatacara orang memberikan pertolongan terhadap orang-orang yang menderita gangguan jiwa. Bagaimana mungkin para “penolong” itu menetapkan tindakan pertolongannya tanpa mendialogkan pada mereka yang akan “ditolongnya”. Para dokter menetapkan diagnosis dan memberikan pengobatan, para dukun dan Kyai mengenali roh-roh jahat dan mengusirnya, semuanya dilakukan dengan sangat sedikit melibatkan orang-orang yang “ditolongnya”.
Anta juga sedikit mengisahkan perjalanan hidup dari Ayah, Ibu, dan salah seorang kakaknya yaitu Yayan.

Saturday, 6 February 2021

Review Buku Riset Operasi

February 06, 2021 1 Comments
Judul Buku : Riset Operasi
Penulis : Tjuju Tarlia
Isi Halaman: 390 
Penerbit: Sinar Baru Algesindo Bandung

Selamat siang gaes, kali ini aku bakal review singkat buku yang paling umum digunakan oleh kamu terkhusus di fakultas teknik. 
Kita lanjut ya, buku yang berjudul riset operasi karangan Tjuju Tarlia ini telah banyak digunakan dalam pembuatan skripsi khususnya metode goal programming dan integer linear programming. Tepat sekali, isi keseluruhan dari buku ini sangat mudah dipahami dengan disuguhkan contoh soal yang dapat dimengerti. Bagi aku kekurangan buku ini hanya terletak kurang banyaknya contoh soal yang disajikan. Selebihnya hanya kelebihan.
Dari awal membaca, kita telah disuguhkan dengan sejarah riset operasi, kemudian dilanjutkan dengan materi simpleks dan materi materi lainnya. Buat kamu semua yang ingin mengetahui lebih dalam seputar riset operasi, kamu bisa membeli bukunya di store buku terdekat di kota kamu.
Sekian review aku kali ini, sampai ketemu di review buku lainnya. Bye-bye.

Wednesday, 27 January 2021

review buku biostatistik dasar untuk kesehatan

January 27, 2021 0 Comments
Judul : Biostatistik Dasar
Penulis :Hartong Nusantoyo
Penerbit : Salemba Medika
Halaman: 390 Halaman
ISBN : 978-602-7670-21-1

Sinopsis 
Tantangan Permasalahan Kesehatan Di era modern ini Sungguh sangat Kompleks. Hampir dapat dipastikan Tidak asa satupun Masalah kesehatan yang terjadi Karena faktor tunggal. Pekerja bidang kesehatan Harus menyadari bahwa Periode eradiksi Dalam upaya menanggulangi Masalah kesehatan sudah lama lewat.
Materi yang dibahas dalam buku ini 
Konsep dasar statistik
Teknik penyajian data 
Tendensi sentral dan variabilitas data
Konsep dasar penarikan sampel 
Statistik studi korelasi
Statistik studi komparasi
Statistik studi intervensi.

Buku yang menyajikan teori statistik didalam bidang kesehatan menurut saya buku ini telah menyajikan secara lengkap, sehingga mahasiswa kesehatan dan para peneliti mampu memahami apa yang ada didalam isi buku tersebut.
Selain itu penulis telah memberikan paparan lengkap terkait ilmu statistik dibidang kesehatan

Secara umum buku ini tidak memiliki kekurangan dan sangat cocok digunakan sebagai bahan tambahan terkait ilmu statistik. 
Sekaligi, cukup sekian yang bisa saya review kali ini. Terimakasih. Buku tersebut bisa didapatkan melalui Gramedia digital.

Saturday, 23 January 2021

Review Novel Bulan Terbelah Di langit Amerika

January 23, 2021 0 Comments
Pengarang: Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra
+ Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
+ Tahun Terbit: 2014
+ Tebal Buku: 344 halaman
+ ISBN: 9786020305455
Novel ini merupakan novel kedua dari Hanum Rais dan suaminya. Sebelumnya Hanum dan suaminya telah menuliskan novel 99 cahaya di langit eropa dan kedua novelnya telah diangkat kelayar lebar

Novel bulan terbelah di langit Amerika salah satu novel yang menyuguhkan cerota dengan memaparkan sejarah dan makna kehidupan yang bisa kita ambil hikmahnya.



Saturday, 14 November 2020

Review Novel lima titik satu koma

November 14, 2020 0 Comments
Judul : lima titik satu koma
Penulis : Hangka
Penerbit : Rene Turos
Halaman: 264
ISBN : 978-602-1201-92-3


Blurb :
Aku bukanlah orang yang pandai beribadah, banyak hal yang aku umpat,bahkan syukurku hanya sedikit. Namun, semuanya berubah saat aku menemukan sebuah buku.
Namaku zaritsa, mereka memanggilku si bisu.tapi, yang bisu adalah mulutku, bukan hidupku. Tiap waktu ku adalah tentang bagaimana caranya menebarkan manfaat.


Saturday, 31 October 2020

Review novel Dan Hujan pun Berhenti

October 31, 2020 0 Comments

Judul Buku : dan hujan pun berhenti
Penulis : Farida Susanty
Penerbit : Grasindo
Tebal Halaman : 319 halaman
ISBN :978-602-452-866-9

Blurb :

Kamu mungkin tidak akan bisa mengerti Leo yang tidak percaya pada siapapun di dunia ini.Tapi mungkin spiza, gadis yang mencoba bunuh diri,bisa.

Novel karangan Farida Susanty menceritakan tentang leostrada atau leo yang memiliki masa lalu nan kelam. Hidup dengan serba kecukupan tak membuat leo bahagia. Sumber kebahagiaan leo adalah iris, namun satu-satunya sumber kebahagiaan leo telah meninggal akibat kecelakaan. Hal itu tak direlakan oleh leo dan iris.
Perjumpaannya dengan Spiza, saat gadis itu menggantungkan teru-teru (boneka penangkal hujan). Saat itu leo menanyakan kenapa ia menggantungkan boneka itu, jika hari tidak hujan maka ia telah mati. Ia akan bunuh diri asalkan tidak hujan. 

Awal saya membaca buku ini, membuat saya terkejut. Entah kenapa, berawal tidak mengerti konsep di bab pertama namun perlahan-lahan saya mengerti setelah membaca keseluruhan. 
Penggunaan huruf kapital, mungkin hanya penulis yang tau alasannya. Dalam pikiran saya hal ini untuk menarik pembaca agar emosi dan terbawa suasana.

Saya suka dengan kisah leo yang dibubuhi penulis, mengangkat cerita tentang mental illnes, penulis yang memenangkan penghargaan pada tahun 2007, hanya saja untuk penulisan zaman sekarang, banyak terdapat pemborosan kata imbuhan. Selebihnya sudah oke.

Untuk bisa mendapatkan buku ini secara gratis, kalian bisa meminjamkannya melalui aplikasi ipusnas. Sekian review kali ini. Sampai ketemu di review buku berikutnya.

Follow Us @riiniekha